KODE IKLAN DFP 1 Persiapan Sebelum Berpidato | Ruang Belajar siswa kelas 2

Persiapan Sebelum Berpidato

KODE IKLAN 200x200
KODE IKLAN 336x280
Sebelum berpidato di depan umum atau khalayak ramai, ada baiknya seorang pembicara melaksanakan persiapan-persiapan yang diharapkan guna menunjang pidatonya. Persiapan-persiapan tersebut sangat penting dilakukan guna menunjang keberhasilan dalam berpidato. Agar pidato yang disampaikan berhasil ada beberapa persiapan yang sebaiknya dilakukan oleh seorang pembicara sebelum dirinya berpidato, di antaranya yaitu :

Menentukan Tujuan Pidato.
Sebelum melaksanakan pidato seorang pembicara harus mengetahui terlebih dahulu, apa tujuan yang ingin dicapai melaiui pidato tersebut. Tujuan pidato harus jelas, apakah bertujuan untuk memberitahukan. menghibur atau membujuk para pendengar. Dan yang terpenting seorang pembicara harus mempunyai tujuan khusus, yang pada pada dasarnya yaitu mengharapkan jawaban dari para pendengar atas pidato yang telah disampaikan. baca ini Tujuan Pidato | Manfaat pentingnya Berpidato.

Memilih Pokok Persoalan.
Dalam menentukan pokok problem ini pembicara tidak harus memilihnya sendiri atau secara bebas menentukan pokok problem yang akan dijadikan sebagai materi pidato, tetapi terkadang panitia yang mengundang pembicara sudah menentukan atau menawarkan kepada pembicara pokok problem yang menjadi materi pidatonya nanti. Jika pokok problem berasal dari panitia atau orang lain, pada umumnya akan diberikan jauh hari sebelurn sang pembicara diundang. Masalah pokok problem ini baik yang diperoleh dari pihak pengundang (panitia) atau dari inisiatif sendiri, seorang pembicara juga harus mempunyai kemampuan untuk mengembangkannya sendiri sebagai suatu materi pidato yang lengkap.  Mengumpulkan Materi Pidato.

Di samping itu, seorang pembicara juga harus bisa berbagi atau menyempitkan uraian pokok kasus untuk diubahsuaikan dengan waktu yang disediakan. Kemampuan ibarat ini sangat diharapkan oleh seorang pem-bicara, alasannya yaitu pada umumnya dalam berpidato seringkali ditentukan Waktu yang disediakan.

Mengetahui dan Menganalisa Pendengar dan Suasananya.


Persiapan yang berikutnya yaitu perihal pendengar yang akan mendengarkan pidato kita. Sebelum memulai pidato seorang pendengar harus mengetahui terlebih dahulu secara cermat para pendengar yang akan dihadapinya, baik itu banyak sedikitnya pendengar, latar belakang budaya (suku) pendengar, tingkatan pendengar dan terutama tingkat pendidikan pendengar. Mengetahui banyak sedikitnya pendengar sangat diperlukan. dalam peyampaian pidato alasannya yaitu hal ini menyangkut persiapan-persiapan yang lain  terutama dalam mempersiapkan mental dan fisik. 

Dengan semakin banyak pendengar maka diharapkan bunyi yang sedikit lebih lantang dibandingkan dengan pendengar yang perjumlah sedikit. Banyak sedikitnya pendengar juga menghipnotis mental dari pembicara. Semakin banyak pendengarnya, pada umumnya pembicara akan merasa mentalnya turun. 

Demikian juga latar belakang budaya (suku) pendengar juga harus diketahui, dari suku apa saja atau dari agama apa atau dari kelompok mana. Hal ini diharapkan biar nantinya materi pidato tidak akan menyinggung atau terkesan merendahkan salah satu suku, agama atau kelompok, meskipun terkadang tuntutan materi pidato yang diberikan harus menyinggung atau bekerjasama dengan hal-hal tersebut. Sedang tingkatan pendengar maksudnya yaitu tingkatan usia pendengar, ada yang dari kalangan usia remaja atau usia renta atau anak-anak. Mengetahui tingkatan pendengar sangat penting bagi penyusunan materi pidato yang disampaikan. Misalnya apabila para pendengarnya golongan remaja atau usia sekolah harus dibedakan penyampaian materinya dengan mahasiswa dan usia dewasa. Hal ini penting sekali dan sangat bekerjasama dengan kemampuan pendengar untuk menyerap dan memahami materi pidato. 

Dan yang paling selesai serta terpenting sehubungan dengan menganalisa pendengar yaitu kasus tingkat pendidikan, alasannya yaitu hal inisangat besar lengan berkuasa pada penyusunan materi naskah pidato.
Di samping menganalisa pendengar, seorang pembicara juga harus mengetahui suasana daerah dirinya akan melaksanakan pidato. Apakah nanti berpidato di dalam ruangan atau di tanah lapang, pada siang atau malam hari pidato dilakukan. Jangan hingga pada dikala berpidato di tanah lapang dengan jumlah pendengar yang banyak bunyi pembicara pelan sekali sehingga para pendengar yang ada di belakang tidak bisa mendengar. Atau sebaliknya juga jangan hingga pidato di dalam ruangan dengan jumiah pendengar sedikit mengeluarkan bunyi yang sangat lantang.

Demikian tentang Mengumpulkan Materi Pidato.
KODE IKLAN 300x 250
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==
KODE IKLAN DFP 2
KODE IKLAN DFP 2